Minggu, 16 Mei 2010

Preview Final Champions League 2009/2010


Baik Inter Milan maupun Bayern Munchen telah melakukan penantian panjang untuk kembali ke final Liga Champion. Munchen telah menunggu sejak tahun 2001 atau sejak mereka terakhir kali menginjak final dan juara. Inter malah lebih lama lagi, Lo Speciale adalah pelatih pertama yang membawa Inter ke final sejak 38 tahun yang lalu. Selain itu pertarungan antara mentor dan muridnya tak akan terelakkan. Seperti kita ketahui Jose Mourinho pernah menjabat sebagai asisten Louis Van Gaal ketika mengarsiteki Blaugrana. Selain itu kedua arsitek juga berusaha mengejar rekor sebagai pelatih yang berhasil juara Liga Champion bersama dua klub berbeda. Karena itu kedua kubu tak akan menyerah sampai detik terakhir. Karena itu saya akan menampilkan fakta-fakta menarik dalam final kali ini.
Tuah 2 Tim Inggris
Chelsea maupun Manchester United memang tidak tampil di final, tapi mereka dipastikan akan memberikan tuahnya pada kedua tim. Fakta menariknya adalah sejak dulu tim yang berhasil menyingkirkan MU di babak knock out minimal bisa tampil di semifinal dengan rincian 11 kali ada yang bisa melakukannya dan 6 menjadi juara, 1 terhenti di semifinal, dan sisanya menjadi runner up. Bahkan jika dikerucutkan menjadi tiga musim belakangan setiap tim yang bisa melakukannya pasti jadi juara. Pada 2006/2007 Milan menjadi juara setelah menghempaskan MU, 2007/2008 MU jadi juara karena tidak ada yang berhasil menyingkirkan MU dan 2008/2009 menjadi tahun Barcelona karena berhasil menang 2-0 dari MU di babak final. Modal yang baik untuk Munchen yang juga bisa juara tahun 2000/2001 setelah menghempaskan MU di perempat final.
Tapi Inter juga tak kalah modal. Karena tim yang berhasil juara beberapa tahun terakhir juga berhubungan dengan Chelsea dengan mengalahkannya. Masih ingat ketika MU juara tahun 2008 setelah dengan dramatis mengalahkan Chelsea melalui adu penalti. Dan semifinal penuh kontroversi antara Barcelona dan Chelsea tahun lalu sehingga Barcelona berhasil merengkuh trofi The Big Ear.
Adu Strategi Mou Vs Van Gaal
Jose Mourinho seolah terlahir untuk meraih kemenangan bagaimanapun caranya. Strateginya yang cenderung sedikit pragmatis ketika timnya sudah unggul membuktikan semua itu. Sedangkan sang mentor Louis Van Gaal lebih menyukai strategi menyerang tanpa akhir seperti yang telah ditunjukkan di Liga Champion musim ini. Akhir-akhir ini Mou lebih sering menggunakan taktik 4-3-3 kesukaannya dengan gaya berbeda karena lini tengah diisi satu gelandang serang dan dua gelandang bertahan membuat pertahanan ala catenaccio Inter sangat sulit ditembus bahkan oleh tim sekelas El Barca. Berbeda dengan lawannya Munchen lebih sering menggunakan strategi dasar 4-4-2 dengan dua gelandang jangkar dan dua sayap yang sangat eksplosif, dengan begitu keseimbangan permainan tetap terjaga. Patut ditunggu apa inovasi yang akan dilakukan kedua juru taktik tersebut.
Peran Gelandang Serang dari Belanda
Arjen Robben di Munchen dan Wesley Sneijder di Inter. Keduanya memang bukan pemain dengan tipe permainan yang sama. Tetapi keduanya memiliki peran yang sangat vital di tim masing-masing. Robben adalah sayap yang sangat eksplosif, kolaborasinya dengan Lahm di sisi kanan Munchen menimbulkan kekhawatiran berlebih di kubu lawan. Selain itu dengan skill dribble dan tendangan yang di atas rata-rata kerap kali membuat pertahanan lawan kocar-kacir. Gol vitalnya ketika menyingkirkan MU dan Fiorentina adalah bukti kehebatan dan determinasinya. Beruntung sekali Inter memiliki seorang trequartista dan fantasista yang tidak malas seperti Sneijder. Pemain yang didatangkan dari Real Madrid ini langsung menjadi idola di kubu Inter pada musim pertamanya. Tugasnya sebagai seorang pengatur serangan tidak tergantikan di kubu Inter. Umpan-umpan berbahaya kerap lahir dari kakinya seperti assistnya pada Eto’o ketika inter menaklukkan Chelsea di Stamford Bridge. Ia dapat diibaratkan sebagai hulu ledak serangan Inter. Jadi jangan alihkan mata anda dari kedua pemain ini karena keduanya mungkin yang akan menjadi pembeda dalam pertarungan final kali ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Followers